Tidak Mesti Harus Beli Urea bila tahu Pupuk ini
29 Januari 2026 15:27:11 WIB
Kelompok petani (Poktan) Lestari Padukuhan Ngasemerjo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen menggelar sosialisasi dan praktek pembuatan pupuk pengganti urea bagi petani di wilayah Padukuhan Ngasemrejo. Sosialisasi ini langsung dipandu oleh praktisi pertanian dari BPP Kapanewon Playen Bp. Sugondo dan PPL Kalurahan Ngawu Ibu Hafni bertempat di rumah Bp. Suyatno sebagai ketua poktan Lestari Padukuhan Ngasemrejo.
Warga petani Padukuhan dalam acara sosialisasi ini sangat antusias mengikuti acara sosialisasi dan kegiatan praktek pembuatan pupuk ini. Materi awal yang disampaikan Bp. Sugondo adalah terkait dengan penanganan hama pada tanaman padi dan manajemen serta waktu yang tepat dalam melakukan pemupukan tanaman padi. Menariknya dalam pertemuan ini, cukup banyak pertanyaan dari warga terkait pemaparan materi. Antusiasme warga juga disambut positif dari pihak BPP dan PPL yang hadir, bahwasannya akan melakukan agenda lanjutan terkait sosialisasi seperti ini. Ada target kegiatan yang akan dicapai dalam setiap pertemuan sehingga diharapkan mampu menumbuhkan minat warga petani Poktan lestari dala mengikuti pertemuan sosialisai semcam ini.
Adapun hasil dari praktek pembuatan pupuk ini adalah warga petani mulai mengetahui cara pembuatan dan pengaplikasian pupuk pengganti urea sehingga tidak selalu bergantung pada pupuk kimia. Penerapan pupuk ini diharapkan juga kedepannya mampu untuk membenahi struktur tanah yang akhir-akhir ini sangat terpengaruh dengan residu penggunaan pupuk kimia.
Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan pupuk pengganti urea :
- Pupuk kandang (sapi/kambing) 50 kg
- Tanah (sebaiknya menggunakam tanah dengan tekstur gembur) 20 kg
- Bekatul secukupnya
- Air leri (air bekas mencuci beras) kurang lebih 10 liter yang dicampur dengan decomposer (bisa menggunakan EM4)
Peralatan :
- Ember
- Cangkul
- Terpal
Cara pembuatan :
- Pupuk kandang dicampur dengan tanah, kemudian ditambahkan dengan bekatul secukupnya hingga merata diatas alas terpal
- Setelah ketiga bahan, pupuk kandang, tanah dan bekatul tercampur rata, kemudian disiram dengan air leri secara perlahan hingga tanah bertekstur gempal, ditandai dengan bila media dikepal tanah lalu dilempar ke atas, ketika jatuh media tidak kembali hancur.
- Setelahnya media ditutup terpal hinga rapat, hindari diketakkan dibawah terik matahari secara langsung, dan difermentasi selama minimal selama 7 hari.
- Setelah 7 hari pupuk dikatakan berhasil apabila muncul jamur berwarna putih dan siap digunakan dengan mencampur media air dan ditambah urea 2 sendok makan sebagai pengikat unsur mineral pupuk yang lain.
Untuk hasil praktek dari kegiatan ini akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya berikut cara pengsplikasian pada tanaman, sehingga warga petani Poktan Lestari Padukuhan Ngasemrejo antusias dalam mengikuti pertemuan selanjutnya
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Tidak Mesti Harus Beli Urea bila tahu Pupuk ini
- Kegiatan Posyandu Balita di Padukuhan Sumberjo
- Kalurahan Ngawu Gelar Apel Peringatan Hari Desa Nasional 2026
- Kalurahan Ngawu Lantik Pamong Baru: Kaur Danarta, Ulu-Ulu, dan Staf Kamituwa Resmi Mengemban Tugas
- Kalurahan Ngawu Laksanakan Pemasangan Stiker Keluarga Miskin/Pra Sejahtera Penerima Bantuan Sosial
- Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngawu Salurkan Bantuan Baznas untuk Ibu Hamil Risiko Tinggi
- Pemerintah Kalurahan Ngawu Salurkan BLT Dana Desa Tahap XI Tahun Anggaran 2025















